Tradisi Unik Menjelang Ramadhan Ini Cuma Ada Di Indonesia Lho!

Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Di bulan ini, umumnya terjadi tradisi-tradisi khusus yang tidak terjadi di bulan lain. 

Di beberapa daerah di Indonesia, ada beberapa tradisi unik yang hanya terjadi saat akan memasuki bulan Ramadhan. Tradisi ini tak akan kamu jumpai di negara lain lho. 

Apa saja tradisi unik itu? Yuk, simak beberapa tradisi unik menjelang Ramadhan yang hanya ada di Indonesia.

Loading...

1. Munggahan

Munggahan merupakan tradisi kumpul-kumpul yang dilakukan masyarakat Sunda menjelang bulan Ramadhan. Pada momen ini, masyarakat Sunda meluangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga atau teman-teman dekat. Tradisi yang dilakukan dua atau satu minggu minggu menjelang bulan Ramadhan ini bertujuan untuk saling bermaafan antar masyarakat.

2. Padusan

Tradisi padusan adalah tradisi masyarakat Boyolali dalam menyambut Ramadhan. Padusan berarti mensucikan diri dengan berendam di air laut atau sumber air yang dianggap keramat. Pada tradisi ini masyarakat Boyolali akan beramai-ramai menuju sumber-sumber atau air terjun untuk kum-kum (berendam) bersama.

3. Ziarah Kubro

Ziarah Kubro adalah tradisi mengunjungi makam-makam wali, ulama' atau habaib yang dilakukan masyarakat Palembang secara serentak. Acara ini biasanya dilakukan pada 3 hari sebelum masuk bulan Ramadhan. Namun, ternyata tradisi ini juga diikuti turis-turis yang kebanyakan datang dari Tarim, Madina, Malaysia, Mesir, Singapura dan Brunai. Jumlah wisatawan mancanegara yang datang saat ziarah kubro terus meningkat tiap tahunnya, bahkan pada tahun 2018 ini, diperkirakan akan ada 10 rb orang lebih yang akan mengikuti tradisi ziarah kubro ini.

4. Megengan

Tradisi unik ini umum dilakukan masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya untuk menjelang bulan Ramadhan. Megengan adalah tradisi berkumpul dan makan bersama. Makanan khas yang selalu ada saat megengan adalah kue apem yang pelafalannya seperti 'afwan' (maaf) dalam bahasa arab. Pada momen ini masyarakat tidak hanya kumpul-kumpul biasa, tapi juga membaca tahlil serta mendo'akan orang-orang yang telah mendahului kita.

5. Dugderan

Tradisi ini biasa dilakukan masyarakat Jawa Tengah sebelum memasuki bulan Ramadhan. Duderan berasal dari kata 'dug' dan 'der' yang merupakan bunyi dari bedug yang ditabuh. Konon, tradisi ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu lho. Kini tradisi itu masih dilestarikan masyarakat Jawa Tengah untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Loading...

Leave a Comment