Terungkap! Ternyata Ini Motif Pembunuhan 'Wanita Dalam Kardus' Di Medan. Cuma Karena Kosmetik.

Setelah heboh penemuan mayat seorang wanita bernama Rika Karina (21) yang ditemukan didalam kardus yang diikat diatas motor, kini pihak kepolisian telah menetapkan seorang tersangka berinisial H (31).

Pelaku ditangkap di kediamannya di kawasan Deli Tua, Sumatera Utara. Menurut Kompol Rudi Silaen, Kapolsek Medan Barat ada seorang saksi yang sempat melihat H keluar komplek dengan membawa kardus yang diikat di jok belakang motor.

"Ada saksi yang melihat tersangka mengendarai sepeda motor yang bukan miliknya keluar dari kompleks rumahnya. Kendaraan itu membawa kotak kardus di bagian belakang jok," kata Kompol Rudi Silaen

Loading...

Pembunuh wanita kardus di Medan. ©2018 Merdeka.com
H (31) pelaku pembunuh Rika Karina (21)

Kepada polisi, H mengaku menganiaya korban di rumahnya, Selasa (5/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa itu berawal dari kedatangan korban ke rumahnya.

Mereka cekcok terkait perjanjian jual beli kosmetik. Menurut H, Rika belum menyerahkan barang yang sudah dibeli dan dibayarnya sebesar Rp4.200.000. Transaksi berlangsung di tempat korban bekerja di Plaza Millenium pada 31 Mei 2018.

H yang sudah menunggu dan beberapa kali menanyakan bagaimana pesanannya itu yang tak kunjung tiba, membuat dia kesal dan tanpa ada peringatan sebelumnya langsung membunuh korban.

“Barang belum ada. Karena terlalu lama, pelaku diduga enggak sabar dan langsung membunuh,” tutur AKBP Tatan.

Setelah mengetahui Rika tewas, H lalu memasukan jasad Rika kedalam koper jenis kain dan memasukannya lagi kedalam kardus lalu melakbannya. 

H lalu mencoba membuang jasad Rika dengan cara mengikat kardus yang berisi jasad Rika di jok belakang motor milik Rika. 

H meninggalkan sepeda motor itu di Jalan Karya Rakyat Gang Melati, tepatnya di samping Gereja HKBP Ampera Sei Agul. Kendaraan berserta kardus berisi mayat korban akhirnya ditemukan warga.

Setelah itu, H berjalan kaki berjalan kaki ke arah Jalan Karya. Dia melemparkan helm korban ke pekarangan kosong milik warga.

Dia selanjutnya menghentikan becak untuk pulang ke rumahnya. Sekitar pukul 05.00 WIB, H membuang bungkusan plastik hitam berisi tas, baju, dan sandal korban, ke Sungai Deli di Titi Papan.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus pembunuhan ini. Polisi juga terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap H, dan untuk sementara H dijerat dengan pasal 338 subs 340 KUHPidana.

 

Sumber: Merdeka.com

Loading...

Leave a Comment