Sudah Tajir Melintir, Ternyata Kekayaan Raffi Ahmad Masih Kalah Dengan Mantan Tukang Cuci Mobil Ini.

Sudah bukan rahasia lagi jika Raffi Ahmad termasuk dalam jajaran artis dan pengusaha sukses dengan kekayaan yang berlimpah. Bisnisnya saja ada diberbagai bidang, mulai dari bisnis kuliner, fesyen, properti, hingga toko oleh-oleh. Tak heran jika Raffi kini memiliki hunian yang super mewah serta koleksi mobil mewah seharga milyaran rupiah yang berjajar di garasi rumahnya.

Namun, ternyata kekayaan Raffi Ahmad yang berlimpah itu masih kalah dengan mantan tukang cuci mobil satu ini. Hal itu diketahui dalam Vlog Raffi Ahmad dan Nagita Slavina saat berkunjung ke Pulau Bali. Dalam Vlog tersebut Raffi sedang mengunjungi salah seorang temannya,  I Gusti Ngurah Anom, yang juga bos besar toko oleh-oleh khas Bali.

Bukan toko oleh-oleh sembarangan, toko itu bernama 'Krisna' yang memiliki branding, "Raja Oleh-oleh khas Bali". Dalam vlog nya tersebut Raffi menuturkan jika  I Gusti Ngurah Anom memiliki jajaran mobil mewah juga yang bahkan jumlahnya ada belasan.

Loading...

Dilansir dari tribunnews.com, Raffi juga menjelaskan jika temannya memiliki 2 jeep, yakni 4 pintu dan 2 pintu. Ia pun juga menjabarkan mengenai perbedaan kedua jeep temannya tersebut. Terdapat Jeep Wrangler Rubicon dengan 4 pintu yang memiliki harga Rp 1 hingga 1,2 miliar. Ada pula Jeep Wrangler Rubicon 2 pintu seharga Rp 1 sampai 1,2 miliar. Ternyata koleksi Ajik tak hanya dua saja. Melainkan masih banyak lagi. Salah satunya Mercy GL.

Beberapa mobil mewah lain yang dimiliki oleh bos Krishna tersebut di antaranya ialah: Lamborghini Aventador Roadster, Ferrari 458 Spider, Bentley, Jeep Wrangler, Mini Cooper, Lexus, hingga Porsche Boxster. Harga mobil-mobil yang masih baru tersebut dibanderol dengan nominal di atas Rp 1 miliar untuk satu unitnya.

Kesuksesan pria yang akrab disapa Ajik tersebut tentu tak didapatkan secara instan. Ajik ternyata berangkat dari keluarga dengan ekonomi yang cukup sulit. Hal itu membuatnya hanya menamatkan pendidikan hingga tingkat SMP saja. Merasa penghasilan di daerahnya di Buleleng tak akan mencukupi, Ajik remaja pun memutuskan untuk merantau ke Denpasar. Harapannya ia dapat memperoleh pendapatan yang lebih besar.

Hijrah Ke Kota

Keputusan untuk merantau tentu bukan hal yang mudah. Ajik menyadari jika tekanan yang ia dapat dikota akan semakin berat. Namun, ia tetap pada pendiriannya untuk merantau demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

Benar saja, Ajik yang hanya lulusan SMP saat itu mengawali karir hanya sebagai tukang cuci mobil di salah satu hotel. Lama kelamaan Ajik merasa kondisi kesehatannya sering terganggu lantaran harus bekerja hingga larut malam. Memutuskan keluar dari pekerjaan lama, Ajik akhirnya bekerja di sebuah perusahaan garmen.

Awal Merintis Bisnis

Di tengah menjalani pekerjaan rutin, pada suatu ketika ilham untuk memulai membuka usaha datang dalam benak Gusti Ngurah Anom. Melihat besarnya potensi bisnis pariwisata yang ada, ia berfikir apa salahnya mencoba terjun berbisnis. Lagipula untuk berbisnis, ia tak perlu harus bermodal besar atau bertitle pendidikan tertentu.Ia yakin yang diperlukan adalah tekad dan kerja keras.

Jadilah bersama sang istri Ni Ketut Mastrining, ia mulai membangun usaha oleh-oleh khas Bali yakni kaos. Dari situ ia mulai mengumpulkan modal dan ilmu otodidak terkait bisnis konveksi baju kaos skala kecil. Banyak hambatan dan rintangan dalam memulai bisnisnya tak lantas membuatnya menyerah. 

Ajik juga menghabiskan waktunya untuk mempromosikan produknya kepada wisatawan dengan mengunjungi berbagai tempat. Seiring berjalannya waktu produknya pun mulai dilirik wisatawan. Hingga akhirnya ia berhasil membuka satu toko oleh-oleh yang di beri nama 'Krisna'.

Awal Kesuksesan Bisnis 'Krisna'

Toko oleh-oleh Krisna pertama kali dibuka pada tahun 2007 bertempat di kawasan Jalan Nusa Indah Denpasar. Dari tokonya tersebut, usaha oleh-oleh khas Bali yang dirintis ayah 4 orang anak ini seakan naik kelas.

Setelah beberapa tahun,  bisnisnya ini kian berkembang, sampai akhirnya ia bisa membuka cabang toko  hingga 4 cabang di wilayah Bali. Kini, toko oleh-oleh Krisna merupakan toko oleh-oleh terbesar di Bali, dan berlabel 'Raja Oleh-Oleh Khas Bali'. Omset dari bisnis toko oleh-oleh itupun kini mencapai milyaran rupiah. 

Dalam vlog yang diunggah dalam Youtube Channel Raffi Ahmad, ia juga menuturkan jika 'Krisna' akan mulai melebarkan sayap di Pulau Jawa, yakni Surabaya dan Jakarta.

Sumber: Serumpi.com

Loading...

Leave a Comment