Putri Korban Pembunuhan Di Bekasi Sempat Tulis Surat Sebelum Ditemukan Tewas. 'Mama Papa Maafin Kakak'.

Kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi masih dalam proses penyelidikan polisi hingga saat ini. Kejadian tersebut menewaskan empat orang anggota keluarga yang terdiri dari Diperum Nainggolan (38),  Maya Ambarita (37), Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).

Sarah bersama adiknya ditemukan tewas dalam kamarnya dan masih memakai baju tidur saat ditemukan tewas. Sementara Ayah dan Ibunya tewas di ruang tamu dalam keadaan tengkurap dan bersimbah darah.

Sehari sebelum kejadian naas tersebut, rupanya Sarah, putri sulung korban, sempat menuliskan sepucuk surat yang ditujukan untuk kedua orang tuanya.

Loading...

Surat yang ditulis sendiri oleh Sarah di unggah dalam akun Facebook milik ibunya, Maya Ambarita. Dalam surat itu ia menuliskan permintaan maafnya kepada Mama dan Papanya, serta berjanji akan lebih taat lagi dalam beragama.

Berikut ini isi surat yang ditulis oleh Sarah Boru Nainggolan yang masih duduk di kelas 3 SD YPK Imanuel, Bojong Nangka, Kota Bekasi:

Dari Sarah.

Mama dan Papa maafin kakak.

Kakak sudah bikin Mama dan Papa marah.

Kakak janji tidak akan melawan lagi.

Kakak akan nurut sama Mama dan Papa.

Akan rajin berdoa menyembah, membaca Alkitab, ngga takut lagi sama setan.

Kakak akan takut sama Tuhan Yesus.

Makasih Mama dan Papa sudah merawat kakak dari bayi, balita, anak-anak.

Mama sudah capek masak buat kakak, Papa kerja buat kakak.

Makasih Mama dan Papa.

Akun Facebook Maya Sofya Ambarita sempat mengomentari surat itu.

"Dapat surat dari boru panggoaran masih kls 3sd.. lucu jg ya senyum2 membaca-y asal lah ga cuma tulisan doank...hehehehe TUHAN Memberkatimu ya boru...jd anak yg takut akan TUHAN," tulisnya.

Surat tersebut diketahui diunggah oleh Maya Ambarita melalui media sosialnya pada Senin (12/11) sekitar pukul 07.46 WIB. Selain surat, Maya juga mengunggah foto sang anak bersama dirinya dan suami dalam unggahan yang sama di laman media sosial miliknya.

Loading...

Leave a Comment