Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Di Apartemen Kebagusan. Terungkap Fakta Mengejutkan Tentang Hubungan Keduanya.

Dua hari setelah penemuan mayat seorang wanita tanpa busana yang hampir membusuk di apartemen Kebagusan City, polisi berhasil membekuk pelaku. Pelaku yang diketahui bernama Hidayat (32) ditangkap pada Kamis (20/12) kemarin.

"Baru beberapa menit lalu kita tangkap pelaku. Satu orang pria inisial HD," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar sesaat setelah meringkus pelaku, Kamis (20/12).

 Pelaku ditangkap di daerah sekitar Cilandak, Jakarta Selatan. Kemudian langsung diamankan ke Polres Jakarta Selatan untuk proses penyelidikan terkait motif pembunuhan. Pelaku merupakan pegawai cleaning service yang menyambi menjadi pria panggilan. Ia tinggal di Jalan Poncol, Gandaria, Jakarta Selatan. Status Hidayat sudah menikah dan memiliki seorang anak. 

Loading...

Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya, membeberkan, pelaku dan korban saling kenal melalui aplikasi kencan MiChat. Lalu mereka janji untuk kencan di Apartemen Kebagusan City pada Minggu (16/12). 

“Korban sejak pagi hari menghubungi pelaku melalui aplikasi tersebut dan meminta pelaku untuk menemani korban dan menjanjikan uang Rp 2.000.000,” ucap Kompol Andi Sinjaya, dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan keterangan Hidayat, korban memintanya menemanyinya tidur terlebih dahulu, namun ia menolaknya. Hidayat ingin korban memberikan dulu uang yang dijanjikan  padanya. 

“Namun korban tidak mau dan meminta pelaku untuk menemani korban dahulu. Korban mengancam pelaku akan diadukan ke istri,” terang Sinjaya. 

Keduanyapun terlibat perdebatan hingga korban menjambak rambut pelaku. Tak terima Hidayat meraih pisau yang terletak di meja. Sempat berebut pisau, hidayat akhirnya berhasil menusukan pisau di uluh hati korban.

“Korban dan pelaku terlibat perkelahian, berebut pisau hingga baju korban lepas. Korban ditusuk di ulu hati, kemudian di pinggang kanan korban ditusuk dua kali. Korban masih melawan dan teriak kemudian disekap oleh pelaku dengan tangan untuk menutup mulut korban,” terang Sinjaya. 

Karena terus melawan dan sempat berteriak, Hidayat akhirnya menusuk nadi tangan korban hingga akhirnya korban tewas.

Hidayat kabur setelah nyawa Sisca melayang. Ia membawa lari dompet, dua buah handphone korban, dan sebilah pisau. Namun, barang-barang tersebut dibuang di tempat yang berbeda.

“HP-nya kan dikubur di TPU Mangga, Gandaria, lalu jaket yang dikenakan dan pisau dibuang di Kali Tempe,” ucap Sinjaya.

Pelaku ditangkap saat berada di kediaman orang tuanya di Jalan Poncol, Gandaria Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Iapun sempat mencoba bersembunyi di kolong tempat tidur hingga melarikan diri saat mengetahui kedatangan polisi.

“Ada rencana kabur karena ada rasa takut, dia coba menghilang, tapi dari informasi kita temukan di rumah orang tuanya. Dia sempat sembunyi, tapi kita langsung tangkap,” kata Indra Jafar dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Kamis (20/12).

Polisi masih akan terus melakukan penyidikan terhadap kasus ini. Sejauh ini baru lima saksi yang telah dimintai keterangan. Sementara itu, pihak keluarga korban masih belum dimintai keterangan lantaran masih dalam kondisi berduka.

Loading...

Leave a Comment