Pesawat Lion Air JT-633 Tabrak Tiang Lampu Bandara Fatmawati Bengkulu. Begini Kesaksian Para Penumpang.

Lion Air kembali mengalami nasib naas. Kemarin, Rabu (7/11), pesawat Lion Air tujuan penerbangan Bengkulu-Jakarta menabrak tiang neon Box di depan gedung VIP Bandara Fatmawati Bengkulu.

Kejadian itu sempat diabadikan oleh salah seorang penumpang pesawat, Sefty Yuslinah dalam akun Facebook miliknya.

"Pesawat Lion Air Bengkul--Jakarta nabrak tiang neon box depan pintu keluar tuang VIP Bandara Fatmawati Bengkulu, Sayap Lion Air patah." tulis Sefty.

Loading...

Ia juga mengunggah foto yang memperlihatkan bagian sayap kiri pesawat yang patah. Selain itu juga tampak para penumpang yang berdiri di bagian luar pesawat.

Selain Sefty ada pula Endang Atmajaya yang juga melihat langsung kejadian tersebut dari dalam pesawat.

"kebetulan posisi duduk saya di (dekat) jendela kiri pesawat," ungkap Endang.

Endang menambahkan, setelah pesawat menabrak tiang, pesawat langsung berbalik menuju parkiran untuk menurunkan seluruh penumpang.

Akibat insiden tersebut, tak hanya Lion Air JT-633 yang mengalami penundaan penerbangan, akan tetapi juga pesawat Batik Air terpaksa menunda keberangkatan.

Menanggapi insiden tersebut, Pelaksana Tugas Direktur Jendral Perhubungan Udara, M. Pramintohadi Sukarno, mengungkapkan pihaknya akan segera melakukan investigasi terkait insiden tabrakan tersebut.

Pesawat Lion Air berjenis Boeing 737-900 EK, registrasi PK-LGY dengan nomor penerbangan JT-633 sejatinya akan berangkat dari bandara Fatmawati Bengkulu menuju bandara Soekarno-Hatta di Banten pada pukul 18.20 WIB, sebelum akhirnya menabrak tiang neon box saat akan menuju landasan pacu.

"Kami telah menerima laporan awal insiden itu dari Kepala Bandara Fatmawati Bengkulu," ungkap Pramintohadi.

Pramintohadi menambahkan jika pesawat Lion Air JT-633 beserta pilotnya telah di grounded untuk keperluan investigasi.

Sementara itu, untuk para penumpang yang berjumlah 145 orang akan kembali diterbangkan pada pukul 21.00, namun pesawat kembali mengalami keterlambatan, sehingga penerbangan baru dilakukan pada pukul 22. 10 WIB.

"Kami telah mengintruksikan kepada Kabandara untuk memastikan maskapai penerbangan memenuhi kewajiban sesuai ketentuan dengan memberikan kompensasi atas keterlambatan penerbangan kepada para penumpang." pungkasnya.

Loading...

Leave a Comment