Ngeri, Gara-Gara Main HP Terlalu Lama, Bocah Ini Sampai Mengalami Kerusakan Mata.

Keberadaan gadget atau gawai memang sulit dihindrkan dari anak-anak jaman sekarang. Bahkan balitapun kini banyak yang dapat menggunakan perangkat telekomunikasi pintar ini.

Banyak alasan orang tua memberi ijin buah hatinya menggunakan gawai sebagai mainan atau hiburannya. Salah satunya, karena tak ingin anaknya rewel saat ditinggal bekerja atau melakukan kesibukan lain.

Sayangnya, penggunaan gawai oleh anak yang cukup lama dan tanpa pengawasan, bisa berakibat fatal untuk kesehatannya, terutama kesehatan mata.

Loading...

Baru-baru ini beredar sebuah video yang menampakkan seorang anak yang kesulitan ketika diminta untuk membuka matanya.

Ngerinya lagi, ketika kelopak mata sang anak terbuka, bola mata yang berwarna hitam tidak bisa turun sehingga mengganggu penglihatannya.

Lupa waktu saat bermain gawai, bocah ini kesulitan membuka kelopak matanya

 

Dalam cuplikan video, netizen diperlihatkan seorang bocah laki-laki yang sedang berada di bawah pemeriksaan petugas medis. Sang petugas medis berupaya memegang kepala sang bocah dan memintanya untuk membuka kelopak matanya perlahan-lahan.

Akan tetapi meski anak tersebut sudah membuka matanya, tampak jelas bahwa bola matanya sulit diturunkan. Dalam video, ketika si bocah sudah membuka kelopak matanya hanya terlihat bagian putih matanya saja.

 “Endak bisa turun sayang, endak bisa turun (bola) matanya,” terdengar suara seseorang yang ada di dalam rekaman tersebut.
 

Oh, udah berapa lama dia main HP, Pak?” tanya seorang wanita.

Udah lama sekali,” sahut seorang pria.

Cuplikan video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Cici. Cici juga menyertakan caption sebagai penjelasan dampak negatif dari penggunaan ponsel pintar terlalu lama yang dapat dialami anak-anak.

Ia kemudian kembali mengingatkan mata sangat mungkin rusak akibat radiasi smartphone.

Dampak buruk hp untuk anak di bawah umur tolong kondisikan penggunaan hp untuk anak karna Radiasi ponsel bisa merusak mata,” tulis Cici Chan dalam postingannya tersebut.

Tak diketahui kapan dan dimana video tersebut diambil. Namun, melui unggahannya, Cici ingi mengingatkan para orang tua agar berhati-hati dalam memberikan gawai sebagai alat main anak.

Menggunakan gawai  tentu diperbolehkan bagi anak-anak. Orang tua harus selalu mengawasi dan membatasi waktu penggunaannya agar tak berakibat fatal bagi kesehatan anak.

Loading...

Leave a Comment