Lama Menghilang Dari Layar Kaca, Mandala Shoji Dikabarkan Terancam Dipenjara Gara-Gara Kupon Umroh. Ini Penjelasannya.

Nama Mandala Shoji sudah lama tak muncul di layar kaca. Rupanya mantan presenter Reality Show 'Termehek-mehek' tersebut kini telah menggeluti dunia politik.

Mandala tercatat sebagai calon anggota DPR RI dari PAN untuk Pemilu Legislatif pada 2019. Namun, belum lama ini ia malah tersandung kasus pelanggaran pemilu.

Baru-baru ini Mandala dituntut bersalah atas dugaan membagikan kupon umroh dan doorprize saat kampanye.

Loading...

Dugaan pelanggaran kampanye itu dilakukan Mandala ketika mencari dukungan di Pasar Gembrong, Joharbaru, Jakarta Pusat. Mandala dituntut bersalah bersama rekannya sesama calon anggota DPRD DKI, Lucky Andriyani.

Jaksa Penuntut Umum, Andri Saputra, dalam tuntutannya mengatakan Mandala Abadi dan Lucky Andriyani terbukti bersalah melakukan tindak pidana.

Mandala dan rekannya disangkakan melanggar tindak pidana pemilihan umum Pasal 523 ayat 1 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf j UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Jaksa menyebut bahwa Mandala menjanjikan hadiah umroh kepada sekitar satu atau dua orang jika dirinya menjadi anggota dewan.

Tuntutan tersebutpun langsung dibantah oleh kuasa hukum Mandala, Muhammad Rullyandi. Ia mengatakan jika kliennya tersebut tak pernah melakukan hal yang dituduhkan. Rullyandi menambahakan, Mandala hanya datang menghadiri undangan Lucky.

“Bahwa Mandala tidak mengetahui dan tidak menyuruh pembagian kupon undian umroh, Mandala juga tidak mendapat keuntungan apapun dari kegiatan tersebut, ia hanya diundang dan malah dirugikan karena tercemar nama baiknya,” ujar Rullyandi seperti dikutip Tribunstyle.com dari Warta Kota grup Tribunnews, Selasa (18/12/2018).

Mandala juga memberikan tanggapan atas tuduhan yang ditujukan padanya. Ia mengatakan jika Pawanslu belum benar-benar mengkroscek apa yang terjadi sebenarnya.

"Allah tidak tidur, saya niat ke partai untuk melakukan kebaikan, tapi ternyata Panwas tidak mengkroscek kebenaran dan mengambil kesimpulan seenaknya, dia nggak tahu, kejadiannya nggak tau sama sekali."

"Tapi men-judge melakukan kita melakukan money politic, padahal di sidang, saksi menyebut tidak melihat saya bagi-bagi kupon," kata Mandala.

Bukti kupon umroh yang diduga dibagikan oleh mandala dan rekannya diterima oleh dua orang wanita bernama Novi Wulandari dan Devi Marlina.

Kupon itu sendiri bergambar wajah Mandala Shoji serta rekan sesama anggota DPR Lucky. Lebih lanjut, putusan atau vonis mengenai kasus pelanggaran pemilu tersebut akan digelar di PN Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Loading...

Leave a Comment