Kasus Perampokan Dan Percobaan Pemerkosaan Penumpang Grabcar. Begini Kronologinya...

SS (25) menjadi korban perampokan dan percobaan pemerkosaan saat berada di taksi online. Pelakunya diketahui menyamar menjadi supir taksi online tersebut saat korban melakukan pemesanan.

Modusnya dilakukan dengan cara pelaku bersembunyi dibelakang kursi korban. Pelaku perampokan tersebut berjumlah 3 orang yakni, LI bin NR alias AG (27), AA (23), dan SA (24). LI menjadi sopir sedang NR dan AG pelaku yang bersembunyi di bangku belakang.

Dalam jumpa pers di RS Polri Kramatjati, Kamis (26/04/2018), Kapolres Jakbar Kombe Hengki Hariadi menyatakan petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku melakukan perlawanan.

Loading...


"Karena para pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan nyawa petugas ketika akan ditangkap maka dilakukan tindakan tegas terukur sehingga mengakibatkan 2 (dua) orang luka tembak di bagian kaki, dan 1 (LI) orang meninggal dunia," terangnya.

Berikut kronologi kejadian perampokan di taksi online yang menimpa SS.

Senin 23 April

-Pukul 05.45 WIB

Korban SS naik GrabCar dari rumah mereka di kawasan Duri Selatan menuju Tanah Abang. Korban tanpa rasa curiga naik ke dalam mobil itu.

- Pukul 08.30 WIB

Kerabat korban menelepon. Karena korban tak kunjung sampai di lokasi tempat kerja di toko di Tanah Abang. Kerabat korban lalu meminta kontak ke Grab center terkait data korban dan rekam perjalanannya.

- Pukul 13.30 WIB

Korban dikembalikan pelaku ke rumahnya. Tapi pengakuan korban SS mengejutkan. Korban dibawa berputar-putar selama 7 jam. Awalnya korban naik mobil Suzuki Wagon itu, kemudian dia dibekap dengan jaket.
Setelah itu, dia diikat dan dilucuti perhiasannya. Di bawah intimidasi, korban juga dipaksa menguras ATM dengan memberitahukan nomor PIN. Korban juga hendak diperkosa, namun karena sedang datang bulan, urung dilakukan para pelaku.

 Selasa 24 April

 Kasus perampokan yang menimpa SS menyebar luas via media sosial dan whatsapp. Korban juga melapor ke Polres Jakarta Barat.

 Rabu 25 April

Korban menjalani pemeriksaan dan memberikan keterangan detil soal pelaku. Subnit Jatanras Unit Krimum, Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, pimpinan AKP Rulian Syauri dan Ipda Reza Arif Hadafi, bergerak melakukan pengejaran.

- Pukul 22.00 WIB

Berdasarkan hasil interview korban, tim Jatanras melakukan penggerebekan di Gudang Kardus, Jl. Vika Mas Tengah No 33, Penjaringan, Jakarta Utara, dan berhasil mengamankan tersangka SA bin HO dan AA, karena kedua pelaku melakukan perlawanan ketika akan ditangkap maka dilakukan tindakan tegas terukur berupa tembakan di bagian kaki.

 Kamis 26 April

Setelah mengamankan dua tersangka SA dan AA, petugas mengamankan tersangka utama LI pada pukul 05.00 WIB di Dur Selatan. Karena melawan petugas, LI ditembak mati.

"Para pelaku yang ditahan dijerat pasal 365 KUHP dan pasal 285 jo 53 KUHP," tegas Kombes Hengki.

Barang bukti yang disita berupa kalung emas milik korban, 1 atm BRI milik korban, HP milik korban, 1 unit airsoftgun, uang Rp 100 ribu, tas milik korban, jaket yang digunakan membekap pelaku, dan mobil Karimum warna putih No Pol R 2353 BZB.

Loading...

Leave a Comment