Gila! Pria Di Jambi Perkosa Adik Kandung Hingga Hamil, Tak Disangka Ibu Kandung Bantu Gugurkan Kandungannya.

Warga Jambi di hebohkan dengan berita kakak beradik yang melakukan hubungan terlarang hingga sang adik hamil besar.

Kasus itu terungkap, setelah warga menemukan jasad janin yang dibuang di perkebunan. Setelah ditelusuri, terungkaplah kakak beradik ini pelakunya.

Mengejutkannya lagi, ternyata sang ibu turut dalam aksi pengguguran bayi yang dikandung putrinya tersebut.

Diketahui, perbuatan terlarang ini dilakukan berkali-kali yang akhirnya mengakibatkan WA hamil. Sang kakak yang berinisial AR (18) ini memaksa adiknya, WA (15) untuk melayaninya.

Mengetahui dirinya hamil, WA panik dan memutuskan menggugurkan kandungannya. Janin yang masih berumur 8 bulan itu digugurkan dan dibuang ke kebun sawit milik keluarga.

Setelah hampir seminggu, jasad janin tersebut di temukan warga sekitar. Kondisi janin tersebut begitu mengenaskan saat pertama kali ditemukan. Janin itu telah membusuk dan juga bagian kepala retak, nyaris terpisah dari tubuhnya.

AR mengaku bahwa ia sempat mengancam dan memaksa adiknya untuk berhubungan intim. Hal ini dikarenakan ia terpengaruh video porno yang ia tonton.

Kepada wartawan, AR menceritakan awal dirinya melakukan perbuatan tersebut hingga sang adik hamil delapan bulan.

“Pertamonyo dio dag mau bang sayo pakso samo ancam akhirnyo nurut, bahkan sampe bekali kali. Sayo tepengaruh karno sering nonton video porno,” ujarnya kepada wartawan.

AR mengaku jika ia melakukan hubungan terlarang dengan WA saat orang tua mereka sedang tak ada di rumah. AR juga tak mengetahui jika ternyata WA dan ibunya menggugurkan bayinya.

” Sayo dag tau kalo adik sayo nak ngugurkan bayi tu, sayo dag tau,” ujarnya.

Sedangkan Ibu AR dan WA rupanya adalah seorang janda. Ia mengaku terpaksa menggugurkan bayi dalam kandungan putrinya karena merasa malu dan bingung dengan keberadaan bayi itu nantinya.

Atas perbuatannya, masing-masing tersangka akan mendapatkan jeratan pidananya. Untuk WA, yang mengandung janin mendapat jeratan Pasal 77 ayat A junto Pasal 45 A Undang-undang Perlindungan Anak.

Sedangkan untuk tersangka laki-laki, AR akan dijerat Pasal 81 ayat (3) junto Pasal 76 Undang-undang Perlindungan Anak.

Ancaman menyetubuhi 15 tahun penjara, untuk aborsi 10 tahun penjara. Sementara ibunya turut terjerat Pasal 55. 
 
Semoga hukuman tersebut dapat membuat jera para pelaku dan tidak akan menimbulkan kejadian serupa di tempat lain.
 
 
Sumber: MANAberita.com

 



Loading...

Leave a Comment


Loading...