Gara-Gara Gaya Berpakaianya Di Kritik Dosen Saat Presentasi Tesis. Mahasiswa Ini Malah Lakukan Hal Gila Ini!

Seorang mahasiswa senior di Cornell University, New York, nekat melakukan tindakan di luar dugaan saat presentasi tesis, lantaran dikritik tentang gaya berpakaianya. 

Mahasiswi yang diketahui bernama Letitia Chai ini nekat melucuti baju dan celananya saat presentasi sedang berlangsung. Tindakannya ini merupakan bentuk protes terhadap Dosen/ Profesornya, yang saat itu mengkritik ukuran celana Chai di depan teman-teman kelasnya. Ia menilai ukuran celana Chai terlalu pendek.

Chai menganggap perkataan Dosennya itu merupakan 'penilaian yang menindas'. Sehingga, sebagai bentuk protesnya terhadap dosennya, Profesor Rebekah Maggor, Chai langsung melepas baju dan celana yang dipakainya di depan dosen dan teman-teman kelasnya.

Loading...

Usai kejadian di kelasnya itu, Chai lalu mengunggah kronologi kejadian yang dialaminya itu dalam Facebook miliknya.

"Hal pertama yang dikatakan profesor itu kepada saya adalah: Apakah kamu serius memakai celana itu? Celanamu terlalu pendek."

"Profesor mulai memberi tahu saya, di depan seluruh kelas saya, bahwa saya mengundang tatapan laki-laki, membuat mereka tidak fokus dengan isi presentasi saya."

"Dia mengatakan bahwa saya membuat pernyataan lewat pakaian saya."

"Saya mengatakan kepadanya bahwa saya yakin tidak

akan mengubah pernyataan saya untuk membuatnya atau orang lain merasa lebih nyaman."

Letitia Chai

Tindakan itu sengaja dilakukan Chai untuk mempertegas prinsip feminismenya. Ia ingin mengatakan bahwa ia lebih dari apa yang dipakainya.

Tak menunggu lama, unggahan Chai langsung mendapat banyak tanggapan dari warganet. Ada yang menilai tindakannya sangat kekanak-kanakan dan hanya mencari perhatian, namun, ada juga yang membenarkan apa yang dilakukannya.

"Benar-benar payah, kekanak-kanakan, dan egois."

"Tidak ada yang perlu melihat tubuhnya."

"Mereka seharusnya ditangkap karena bertindak tidak sopan."

"Beberapa orang akan melakukan apa pun demi mencari perhatian!"

Letitia Chai

Sementara itu, banyak juga yang membela dan membenarkan aksi yang dilakukan Chai.

"Saya setuju dengan pendapat wanita ini."

"Dia berdiri dan menyatakan bahwa dia lebih dari pakaiannya."

"Kita semua manusia. Kita semua setara. Jika proses berpikir orang-orang masih seperti ini, mereka tidak akan maju."

Setelah unggahannya viral, sang Profesor pun ikut memberikan klarifikasinya. Rebekah Maggor mengatakan kepada The Cornell Daily Sun:

"Saya tidak memberi tahu murid-murid saya apa yang harus dikenakan, juga tidak saya menjelaskan mengenai pakaian yang tepat untuk mereka pakai." ungkapnya.

"Saya meminta mereka untuk merenung sendiri dan membuat keputusan sendiri."

Teman-teman Chai mengatakan bahwa komentar Maggor memiliki 'kesalahan dalam mengutarakan' poinnya. Mereka menyoroti 'pentingnya profesionalisme ketika berbicara di depan umum.'

Letitia Chai

Teman-teman Chai juga menuturkan jika Profesor Rebekah Maggor telah berulang kali meminta maaf atas kritikannya terhadap ukurang celana mahasiswanya itu. Ia menyadari, jika kritikannya itu mengandung muatan budaya dan politik.

Kalau di Amerika sih tindakan mahasiswa itu malah di benarkan ya. Apa jadinya kalau itu terjadi di Indonesia?

 

Sumber: Tribunstyle.com

Loading...

Leave a Comment