Fakta Baru Plastik Yang Menutup Muka Eril Dardak Saat Ditemukan Meninggal Di Kamar Kos. Ada Wipe Cream Hingga Gas Freon.

Tak hanya menyita perhatian publik, kematian Eril Dardak yang merupakan adik ipar artis cantik Arumi Bachsin masih meyisakan misteri.

Adik kandung Bupati Trenggalek Emil Dardak, Eril Arioristanto Dardak ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Dago Asri I, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/12) siang.

Ia ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 11.00 WIB dengan plastik yang menutupi sebagian wajahnya. Namun, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung AKBP M. Rifai mengatakan plastik yang menutupi wajah Eril, tidak digunakan untuk membekap.

Loading...

Pasalnya plastik tersebut tidak terikat. Plastik itu justru tersambung ke tabung bertuliskan He (Helium) melalui selang yang diplester ke plastik.

"Kami tidak tahu kegunaan tabung oksigen itu. Tapi yang pasti, tabung oksigen itu tersambung dengan selang ke kantong plastik yang membungkus dia (Eril)," kata Rifai.

Pihak kepolisian juga menemukan beberapa barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti wipe cream dan gas freon di dalam kamar Eril.

Selain itu komputer milik mahasiswa sarjana Teknik Kelautan ITB angkatan 2015 itu tengah memutar video tentang Medical Oxygen Regulator.

Medical Oxygen Regulator merupakan alat untuk menyalurkan dan mengatur tekanan atau jumlah oksigen ke tubuh manusia untuk keperluan terapi. Regulator oksigen ini biasanya terpasang di tabung oksigen.

Akan tetapi petugas belum bisa memastikan benda-benda temuan itu merupakan penyebab kematian Eril Dardak.

Untuk mengetahui penyebab sebenarya dari kematian adik Bupati Trenggalek tersebut, sejatinya polisi memerlukan proses autopsi. Akan tetapi, hal tersebut sudah ditolak oleh pihak keluarga.

Saat dimintai keterangan terkait penolakan keluarga untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Eril, Emil Dardak menjelaskan jika keluarga sudah ikhlas dengan kepergian Eril.

Selain itu, proses autopsi yang mengharuskan pembedahan terhadap jenazah Eril juga menjadi pertimbangan utama keluarga Emil Dardak.

"Ya Anda bayangin gimana kalau harus dibuka, dibelek gitu, wong kita sudah ikhlas kok, kita ikhlas memang Allah memanggil tadi," ucap Emil.

Meski menolak proses autopsi polisi, Emil menduga, adiknya meninggal karena serangan jantung.

"Nah itu dia mungkin itu terlewatkan karena namanya anak muda mana mikir (sakit jantung), saya jadi akan mikir juga ini jenengan (Anda) cek juga ya ini ada enggak. Karena ya baik-baik saja (awalnya), (kemungkinan) tapi ya itu (meninggal karena) jantung," lanjut Emil.

Duka tidak hanya dirasakan oleh keluarga Eril, beberapa politikus juga mengirimkan karangan bunga sebagai tanda belasungkawa mereka. Tak terkecuali tempat ia menempuh pendidikan, ITB. Melalui Kapala Sub Direktorat Humas dan Publikasi ITB Fivien Nur Savitri, mengucapkan rasa belasungkawanya.

"Atas nama rektor, pimpinan dan segenap civitas akademika ITB turut berduka cita atas meninggalnya Eril Ariosristanto, Mahasiswa Sarjana Teknik Kelautan ITB 2015. Semoga almarhum mendapat tempat mulia di sisi-Nya," kata Fivien. 

Jenazah Eril telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada hari Kamis (13/12) kemarin dengan diiringi oleh keluarga besar Emil Dardak serta sang istri, Arumi Bachsin.

Loading...

Leave a Comment