Bianglala Terbalik Di Pasar Malam Sekaten Ternyata Ditumpangi Satu Keluarga & Balita. Begini Kronologi Dan Sebabnya.

Kemeriahan Pasar Malam Sekaten di Alun-alun Utara Yogyakarta diwarnai insiden cukup menegangkan. Pasalnya, wahana bianglala yang sedang beroperasi tiba-tiba terbalik.

Diketahui dalam bianglala yang terbalik tersebut terdapat satu keluarga bersama buah hatinya yang masih balita.

Kejadian tersebut sontak membuat para pengunjung terkejut dan berteriak. Tak lama kemudian terlihat beberapa pria mencoba memanjat tiang bianglala untuk menyelamatkan penumpang yang terjebak di sana.

Loading...

Untung saja posisi gerbong tersebut masih bisa dijangkau, sehingga penumpang dapat diselamatkan.

Melansir laman Tribun Jogja, ternyata insiden ini tidak hanya terjadi satu kali.

"Peristiwa terbaliknya ini terjadi dua kali. Pertama seperti di video saya. Lalu, bianglala bergerak ke arah sebaliknya, sudah hampir mendekati tanah, gerbong lain justru terbalik lagi. Ada satu keluarga di dalam gerbong yang terbalik," jelas Nurdin, saksi mata terjadinya kecelakaan bianglala di Sekaten Jogja.

Nurdin menambahkan proses penyelamatan penumpang yang mengalami insiden ini kurang lebih 30 menit.

"Saya melihat sampai semua yang naik bianglala diturunkan. Hingga bianglala berhenti total, tidak terlihat oleh saya petugas medis yang datang. Kemudian saya pulang sekitar pukul 20.00 WIB," sambungnya.

Menurut penuturan Petugas Pengaman PMPS, Totok, kejadian tersebut disebabkan oleh  bianglala yang tidak seimbang. Saat itu dari keseluruhan gerbong bianglala, hanya lima yang terisi penumpang.

Selain itu, terbaliknya  bianglala pertama yang berisi satu keluarga bersama seorang balita rupanya merupakan kelalaian mereka sendiri sebagai penumpang.

Menurut Totok, keluarga tersebut menaiki satu sisi bianglala untuk bersafoto diatas. Karena tak seimbang, gerbong yang mereka naiki terbalik.

"Saat kecelakaan, hanya ada 5 gerbong permainan Bianglala yang terisi. Nah, ada salah satu gerbong yang dinaiki suami istri dan satu anaknya. Naiknya di satu sisi untuk selfie hingga tidak seimbang dan mengakibatkan gerbong menjadi terbalik," ungkap Totok.

Kemudian ketika gerbong keluarga itu terbalik, tiga gerbong lainnya yang kebetulan tidak berpenumpang ikut terbalik.

"Ketika salah satu sudah terbalik, ada tiga gerbong lain yang tertarik dan ikut terbalik. Tapi ketiga gerbong yang lain kebetulan kosong. Padahal sebelumnya pengelola sudah memperingatkan agar gerbong jangan sampai dinaiki satu sisi," jelas Totok lagi.

Kemudian pihaknya langsung melakukan pengamanan, sedangkan pengelola wahana bianglala itu langsung melakukan evakuasi manual.

Totok menuturkan bahwa insiden ini terjadi karena kesalahan dari penumpang sendiri.

"Kita melakukan pengamanan di bawah, yang naik untuk mengamankan dari pengelola. Sebelumnya juga tidak ada masalah dengan permainan, ini murni kesalahan dari penumpang," ujarnya.

Usai dievakuasi penumpang tersebut memilih langsung pulang. Petugas sempat menawarkan untuk dilakukan pemeriksaan, namun, mereka menolak.

"Tadi dari pengelola sudah menawarkan agar penumpang yang dievakuasi diperiksa, namun mereka tidak mau dan langsung memilih pulang. Mungkin juga syok. Kalau keempat gerbong yang ada penumpang masih normal dan diturunkan seperti biasa," lanjutnya.

Berbanding terbalik, seorang pengunjung yang awalnya ingin menaiki wahana bianglala tersebut mengungkapkan jika sebelumnya sempat ada perbaikan pada wahana tersebut saat ia ingin menaiki. Sehingga ia meutuskan untuk menaiki wahana lain terlebih dahulu.

"Setelah maghrib, sekitar pukul 18.30 WIB, saya dan seorang teman mengantre untuk menaiki bianglala. Namun, penjaga wahana mengatakan bianglala sedang diperbaiki. Lalu, kami memutuskan mencari wahana lain," tutur Hanin Fitria (25), salah satu pengunjung Pasar Malam Sekaten.

Loading...

Leave a Comment