Biadab! Pelaku Ungkapkan Cara Menghabisi Nyawa Rika Karina. " Urat Nadinya Saya Sembelih, Tetap Enggak Mati Juga"

Setelah menjalani beberapa pemerikasaan, akhirnya Hendri (31), pelaku pembunuhan Rika Karina (21) di Medan mengungkapkan caranya menghabisi nyawa korban.

Sebelumnya, Hendri mengaku jika ia membunuh Rika, yang merupakan Tionghoa muslim dan juga rekan bisnisnya , lantaran kesal karena transaksi jual-beli kosmetik dengan Rika macet.

“Saya sudah 6 kali transaksi jual-beli kosmetik sama dia (korban). Nah kali ini macet. Saya sudah kasih uang sama dia tapi barangnya enggak ada,” ujar Hendri saat pemaparan yang dipimpin oleh Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto, Kamis (7/06), dilansir dari Krimco.id.

Loading...

Hendripun menyuruh Rika datang ke rumahnya di kawasan Deli Tua, Sumatera Utara. Namun, disana keduanya terlibat percekcokan. Hendri yang merasa kesal, langsung membenturkan kepala Rika ke dinding saat Rika duduk di anak tangga.

“Lalu kami adu mulut. Saat dia (korban) duduk di anak tangga, kepalanya saya benturkan ke dinding. Rupanya belum mati. Terus saya tusukkan lehernya pakai pisau 6 kali. Belum mati juga. Terus urat nadi tangan kiri saya sembelih, tetap enggak mati juga. Lalu sebelah kanannya saya potong,” tambah pria bersebo ini.

Setelah memastikan Rika telah tewas, Hendri langsung memasukan jasad Rika kedalam koper kain dan membungkusnya dengan kardus yang kemuadian ia bawa pergi dengan menggunakan motor Rika. Seolah tanpa dosa, Hendri meninggalkan jasad Rika yang terbungkus kardus diatas motornya.

Hendri lalu pulang dengan menaiki becak. Ia juga membawa bungkusan yang berisi tas dan barang-barang milik Rika yang kemudian ia buang ke sungai Dili.

 

Sumber: MANAberita.com

Loading...

Leave a Comment