Baru Selesai Diresmikan, Kampung 3D Pamulang Barat Malah Dicoret-coret Oleh Ibu-Ibu. Alasannya Bikin Gregetan.

Akhir-akhir ini banyak kampung di Indonesia yang berlomba-lomba memperindah kampungnya. Ada yang menyulapnya menjadi taman hidropinik yang cantik atau membuat kampung 3D dengan mewarnai setiap bagian kampung dengan gambar-gambar unik.

Namun, yang terjadi di Jalan Husada, gang Husada Perumahan Reni Jaya, RT 06/06, Pamulang Barat, kota Tangerang Selatan ini malah bertolak belakang. Baru saja pemerintah kota meresmikan sebuah kmpung 3D di kawasan tersebut, tapi kini malah dirusak oleh ibu-ibu di kampung itu.

Alasannya, karena mereka menganggap jalanan yang telah dilukis dengan gambar-gambar 3D tersebut adalah miliknya. Mereka seperti tak ingin kampungnya dirubah sedemikian rupa oleh pihak Pemkot.

Ironisnya, keberadaan kampung 3D tersebut telah diliput oleh berbagai media, baik cetak maupun televisi pada saat peresmiannya. Upaya Pemkot Tanggerang Selatan (Tangsel) untuk memperindah kampung tersebut gagal karena ulah ibu-ibu itu.

Ulah julid ibu-ibu tersebut terekam dalam sebuah video yang direkam oleh salah seorang warga yang kaget melihat kondisi terkini kampung 3D itu. Dalam video tersebut, nampak ibu-ibu yang tanpa rasa takut mencoret-coret jalanan yang telah dipercantik dengan lukisan 3D.

Salah seorang ibu-ibu juga menghadang sang perekam video.

“Eh, izin gak sebelumnya? RT-nya izin gak? Orang ngecat di belakang aja izin, ini ngecat jalanan gak izin, kalau mau, beli jalanan dirumah,” ujar ibu-ibu itu dengan ketus.

Lelaki yang merekam video tersebut juga melewati seorang pria yang diduga ikut membantu ibu-ibu tersebut mencoret-coret jalan dengan cat hitam. Sambil terus berjalan laki-laki itu mengatakan bahwa tindakan warga kampung itu berarti menentang Pemkot.

"Mantap...mantap...! Jadinya mantap..!" sindir laki-laki tersebut.

"Berarti inikan nantang Pemkot nih berarti..." kata laki-laki itu lagi.

"Laporin...aja, laporin...!" jawab ketus seorang ibu-ibu.

Sampai diujung jalan laki-laki itu kembali terkejut melihat gambar yang dicoret-coret semakin parah.

"Busyeet...dah, parah banget", katanya. Ia juga menyuruh ibu-ibu itu mencorat-coret tembok rumahnya sendiri saja, karena itu jalan milik umum. Tak mau kalah ibu itu kembali menyahut dengan mengatakan tempat itu miliknya.

Miris banget ya melihat ulah ibu-ibu ini. Bukannya senang kampungnya diperindah, tapi malah bikin tambah rusak. Beberapa warganet pun mengungkapkan kekecewaan terhadap ulah ibu-ibu dikampung tersebut.

 

Sumber: MANAberita.com



Loading...

Leave a Comment


Loading...